Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang Kampung Domas Salatiga, 4 Rumah Warga Terdampak Kerusakan
Advertisement . Scroll to see content

Masjid Damarjati Salatiga, Berdiri di Tengah Perang Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Jumat, 09 April 2021 - 18:59:00 WIB
Masjid Damarjati Salatiga, Berdiri di Tengah Perang Pangeran Diponegoro Lawan Belanda
Suasana Masjid Damarjati di Dukuh Krajan RT 02 RW 05, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. (Foto/Angga Rosa)
Advertisement . Scroll to see content

SALATIGA, iNews.id - Masjid Damarjati di Dukuh Krajan RT 02 RW V, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Salatiga secara umum bentuk bangunannya tak jauh berbeda dengan masjid lainnya.  Namun masjid ini menjadi saksi bisu syiar Islam di Salatiga. 

Berdasarkan catatan sejarah masjid tertua di Salatiga ini, menjadi pusat kegiatan agama Islam Tokoh masyarakat Krajan, Edy Trianto Basuki mengatakan, Masjid Damarjati berdiri pada tahun 1826. 

Seperti yang terpahat pada prasasti di dinding masjid, renovasi pertama dilakukan pada 1978. Sedangkan renovasi kedua dilakukan pada 2007. 

Saat berdiri, bangunan langgar masih sangat sederhana dan tidak luas. Dindingnya terbuat dari papan kayu dan anyaman bambu, sementara atapnya terbuat dari sirap. Namun dari langgar sederhana tersebut, syiar Islam di Salatiga tersebar luas.

"Masjid berdiri pada tahun 1826 di tengah kecamuk perang antara Pangeran Diponegoro dan Belanda. Keberadaan masjid tak lepas dari figur Kiai Ronosetiko dan Kiai Sirojudin yang diyakini berasal dari Mataram," katanya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut