Mahasiswa UNS Ciptakan Celana Apung Batik untuk Mitigasi Kondisi Darurat
Adanya inovasi celana apung bukan hanya berpotensi untuk mengurangi risiko banjir, namun juga menjadi peluang untuk variasi baru pariwisata air. Selain itu, produk celana apung menggunakan motif batik megamendung.
Batik megamendung mengandung makna melindungi dan mengayomi. Penggunaan motif batik megamendung pada produk celana apung juga didukung Dr Djoko Sulaksono, Kaprodi Pendidikan Bahasa Jawa.
“Batik megamendung memiliki makna filosofi bahwa manusia harus bisa mengendalikan hawa nafsunya di keadaan apapun, seperti halnya awan redup yang membuat kedamaian situasi,” kata Djoko.
Pemilihan motif batik megamendung dalam produk celana apung dapat menjadi salah satu sarana pengenalan dan pelestarian warisan budaya adiluhung. Hal itu merupakan langkah yang sangat bagus.
Editor: Ary Wahyu Wibowo