Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa UNS Ciptakan Celana Apung Batik untuk Mitigasi Kondisi Darurat

Jumat, 20 Agustus 2021 - 08:57:00 WIB
Mahasiswa UNS Ciptakan Celana Apung Batik untuk Mitigasi Kondisi Darurat
Celana apung batik yang diciptakan mahasiswa UNS Solo untuk menanggulangi kecelakaan air. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Adanya inovasi celana apung bukan hanya berpotensi untuk mengurangi risiko banjir, namun juga menjadi peluang untuk variasi baru pariwisata air. Selain itu, produk celana apung menggunakan motif batik megamendung. 

Batik megamendung mengandung makna melindungi dan mengayomi. Penggunaan motif batik megamendung pada produk celana apung juga didukung Dr Djoko Sulaksono, Kaprodi Pendidikan Bahasa Jawa. 

“Batik megamendung memiliki makna filosofi bahwa manusia harus bisa mengendalikan hawa nafsunya di keadaan apapun, seperti halnya awan redup yang membuat kedamaian situasi,” kata Djoko. 

Pemilihan motif batik megamendung dalam produk celana apung dapat menjadi salah satu sarana pengenalan dan pelestarian warisan budaya adiluhung. Hal itu merupakan langkah yang sangat bagus.  

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut