Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan
Advertisement . Scroll to see content

Laris saat PPKM Darurat, Angkringan di Solo Ini Ditulisi Komisi Pemberantasan Kelaparan

Jumat, 16 Juli 2021 - 12:59:00 WIB
Laris saat PPKM Darurat, Angkringan di Solo Ini Ditulisi Komisi Pemberantasan Kelaparan
Warung angkringan di Kota Solo yang ditulisi komisi pemberantasan kelaparan. Foto: iNews/Septyantoro.
Advertisement . Scroll to see content

Warung juga terdapat tulisan lainnya dengan Bahasa Jawa. Antara lain “ojo dumeh, wong nandur bakal ngunduh, wong utang bakal nyaur, wong nyilih bakal mbalekake”. Artinya jangan sombong, orang menanam bakal menuai, orang hutang akan mengembalikan, orang pinjam akan mengembalikan.

Pengelola warung, Sulastri mengaku menuliskan komisi pemberantasan kelaparan karena warungnya menyediakan berbagai makanan untuk orang yang lapar.

“Tulisannya dulu kawulo pinggir kali. Namun karena MMT-nya rusak, lalu diganti dengan tulisan komisi pemberantasan kelaparan untuk menarik minat pembeli,” kata Sulastri, Jumat (16/7/2021).

Strategi ternyata jitu karena mendapat perhatian masyarakat dan mendatangkan banyak pembeli. Mengenai menu, aneka masakan Jawa tersedia dan berganti-ganti setiap harinya.

Mulai dari oseng-oseng, rica rica ayam, sambel goreng, dan masih banyak lainnya. Sedangkan untuk lauk pauk, di antaranya lele goreng, tahu dan tempe goreng serta ayam goreng. Makanan harganya mulai Rp1.000 hingga Rp3.000. Warung buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut