Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral 25 Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah Tutup, Ini Respons Mendag
Advertisement . Scroll to see content

Langgar Larangan Mudik, 485 Pegawai Non-ASN Pemkot Semarang Dipecat

Senin, 31 Mei 2021 - 14:21:00 WIB
Langgar Larangan Mudik, 485 Pegawai Non-ASN Pemkot Semarang Dipecat
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa dengan pegawai di lingkungan Pemkot setempat. (iNews/Dimas Yuli)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Sebanyak 485 pegawai non-ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diberhentikan dan sejumlah 185 ASN di sanksi pemotongan tunjangan pegawai (TPP) sebulan. Mereka telah melanggar Surat Edaran (SE) larangan mudik.

Wali Kota SemarangHendrar Prihadi mengatakan, pemerintah pusat maupun daerah telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) melarang pegawai pemerintah baik ASN maupun non-ASN untuk tidak mudik pada Lebaran kemarin.

Namun dari hasil evaluasi yang dilakukan Pemkot Semarang pada mudik Lebaran kemarin terdapat ASN maupun non-ASN yang tetap nekat melakukan absensi dari luar Kota Semarang. Selain absen dari luar kota, terdapat juga pegawai yang tidak absen dengan alasan kelupaan.

Menurutnya, sesuai surat edaran yang dikeluarkan, sanksi tegas bagi pegawai yang melanggar adalah pemotongan tunjangan penghasilan pegawai bagi ASN. Sementara bagi non-ASN adalah pemutusan hubungan kerja.

Dia sangat menyesalkan pemutusan hubungan kerja sebanyak 485 pegawai ini. Karena di masa pandemi saat ini peluang untuk mencari kerja sangat sulit. Namun bagaimanapun hanya sekedar untuk menunjukkan loyalitas dan dedikasi dari aturan tersebut, mereka tidak bisa memenuhi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut