Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Demak Meluas! 2.839 Warga Mengungsi hingga Akses Jalan Lumpuh
Advertisement . Scroll to see content

La Nina di Jateng, Klaster Pengungsian Bencana Perlu Diwaspadai

Kamis, 08 Oktober 2020 - 13:21:00 WIB
La Nina di Jateng, Klaster Pengungsian Bencana Perlu Diwaspadai
Korban banjir di Pekalongan mengungsi di Masjid Pabrik Dupantex Desa Pacar Tirto, Jumat (21/2/2020). (Foto: iNews/Suryono)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Sebagian wilayah di Jawa Tengah telah memasuki musim penghujan. Anggota DPRD Jateng pun mengingatkan agar dilakukan pemetaan bencana sekaligus pemetaan titik-titik pengungsian.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menekankan mesti ada penambahan titik pengungsian di semua daerah. Terutama daerah yang memiliki potensi bencana tinggi. Bencana yang disebabkan curah hujan tinggi biasanya banjir dan tanah longsor. Alasan penambahan titik pengungsian adalah untuk mencegah penularan Covid-19 saat terjadi bencana alam.

Terlebih lagi, kata dia, BMKG memprediksi Jawa Tengah termasuk wilayah yang terkena anomali iklim La Nina. La Nina diketahui membawa efek peningkatan curah hujan pada wilayah yang dilalui. Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan maupun akibat La Nina berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Jika terjadi bencana dan banyak pengungsi yang berada di satu titik maka akan rawan terjadi penularan Covid-19. Bisa menjadi klaster pengungsian. Maka, segera dilakukan pencegahan dengan melakukan pemetaan wilayah pengungsian. Protokol kesehatan mesti tetap dijalankan di pengungsian,” kata Yudi, Kamis (8/10/2020).

Sesuai data BPBD Jawa Tengah, banjir rawan terjadi di 32 kabupaten/kota atau 91,42 persen wilayah Jateng. Jumlah kecamatan yang rawan banjir ada 295 dan tersebar di 1.674 desa. Di lokasi itu ada 743.264 KK.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut