Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut di Mojokerto, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk Tronton
Advertisement . Scroll to see content

Usai Demo Ricuh di DPRD Jateng, Ganjar Blusukan Ketemu Buruh Pabrik di Semarang

Kamis, 08 Oktober 2020 - 12:12:00 WIB
Usai Demo Ricuh di DPRD Jateng, Ganjar Blusukan Ketemu Buruh Pabrik di Semarang
Gubernur Ganjar Pranowo mendatangi dan bertemu buruh dua pabrik di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Semarang, Kamis (8/10/2020). (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan kepada para buruh dan pengusaha untuk meningkatkan kekompakan dan komunikasi yang baik, khususnya pada masa sulit pandemi Covid-19. Ganjar pun langsung blusukan ke sejumlah pabrik usai demo ricuh di DPRD Jateng, pada Rabu (7/10/2020).

"Saya sampaikan kalau ada persoalan tentang perburuhan ngobrol dengan manajemen, kurang marem (puas) ngobrol sama pemilik. Duduk bareng, ono rembug ya dirembug (ada masalah ya dibahas) sehingga nanti kondisi susah ini, susah senang akan dirasakan bersama," kata Ganjar usai mendatangi dan bertemu buruh dua pabrik di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Ngaliyan, Semarang, Kamis (8/10/2020).

Dua pabrik yang dikunjungi Ganjar disela gowes pagi itu yakni PT Arindo Garmentama di Jalan Karya Kencana Blok K/9 dan PT Marimas Putera Kencana di Jalan Candi I Blok D21. Kunjungan itu untuk memastikan bagaimana kondisi di beberapa pabrik pada masa pandemi Covid-19 sekaligus melihat produksi dan berbincang dengan para buruh.

"Untuk memastikan saja bagaimana kondisi yang ada di beberapa pabrik, terus kita ingin tahu kondisinya (buruh). Ini di Marimas, mereka masih kerja, masih tiga shift, bayarannya masih rutin," kata Ganjar usai kunjungan di PT Marimas Putera Kencana

Sementara dalam kunjungan di PT Arindo Garmentama, Ganjar melihat produksi yang dikerjakan separuh karyawan dengan sistem pembagian waktu kerja menyesuaikan standard protokol kesehatan. Pabrik garmen itu dalam masa pandemi Covid-19 ini sepi orderan dan nyaris tidak ada sama sekali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut