Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa UGM Teliti Pengaruh Weton terhadap Capaian Akademik
Advertisement . Scroll to see content

Kumpulan Contoh Tembang Macapat, Puisi Klasik Kesusastraan Jawa

Sabtu, 05 November 2022 - 18:46:00 WIB
Kumpulan Contoh Tembang Macapat, Puisi Klasik Kesusastraan Jawa
Ilustrasi - Contoh tembang macapat yang dibawakan dalam seni karawitan Jawa. Foto: dok.
Advertisement . Scroll to see content

Melansir dari jurnal Fungsi Sosial Kemasyarakatan Tembang Macapat oleh Puji Santosa, ada pendapat lain yang mengatakan macapat berasal dari kata ma dan cepat. Maknanya, macapat dibaca cepat dan tidak banyak cengkok.

Padmosoekotjo (1960:18) menjelaskan tembang macapat merupakan jenis puisi klasik dalam kesusastraan Jawa berupa guru gatra (jumlah larik), guru wilangan (jumlah suku kata), dan guru lagu (bunyi suku kata) pada larik. Macapat dipercaya telah ada sejak abad XVI Masehi.

Aturan Tembang Macapat

Ada tiga aturan wajib dalam menyusun tembang macapat, yakni guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu. Penjelasannya sebagai berikut.

1. Guru Gatra adalah jumlah baris (larik) dalam satu bait.

2. Guru Wilangan adalah banyak suku kata (wanda) dalam setiap baris.

3. Guru Lagu adalah bunyi suku kata pada akhir kata setiap bait.

Jenis dan Contoh Tembang Macapat

Ada sebelas  jenis tembang macapat yang memiliki watak berbeda. sebelas tembang ini menggambarkan kehidupan manusia sejak lahir, anak-anak, dewasa, hingga meninggal dunia. Berikut jenis dan contoh tembang macapat.

1. Maskumambang

Berasal dari dua kata, yaitu mas dan kumambang. Menceritakan tentang awal kehidupan manusia saat masih berada di dalam kandungan. Maskumambang bermakna nasihat agar seorang anak berbakti kepada orang tua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut