Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Soegito, Jenderal Kopassus Pengangkat Jenazah A Yani Pernah Gagal Pendidikan Komando

Senin, 12 September 2022 - 07:16:00 WIB
 Kisah Soegito, Jenderal Kopassus Pengangkat Jenazah A Yani Pernah Gagal Pendidikan Komando
Ilustrasi aksi prajurit Kopassus. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Ketika perjalanan itu lah, Soegito merasakan sakit tak tertahankan di seluruh sendi-sendi kakinya disertai mendadak lemah sehingga tidak kuat dibawa berjalan. Ia menyerah, meski telah dipaksakan. Tubuhnya lunglai tidak mampu melawan sakitnya. 

Pelatihnya Serma Sutari berusaha menguatkan, tetapi tidak ada pengarihnya. Soegito pun akhirnya ditinggal kelompoknya hingga kemudian dievakuasi oleh pelatih. 

Akhirnya, dia kembali ke Cijantung. Rekannya Soetedjo, tahunya pada waktu finish di Nusakambangan. Sebab, ketika penghitungan, jumlahnya sudah tidak lengkap. Tidak ada Soegito.

Setelah gagal menjalani pendidikan dasar komando, Soegito ditunjuk menjadi staf Mayor Inf Gunawan Wibisono, teman satu letting Mayor Inf Benny Moerdani. 

Mayor Gunawan sedang melakukan penelitian terkait peralatan dan prosedur. Sebagai staf, Lettu Soegito melaksanakan sepenuhnya program yang tengah dijalankan komandannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut