Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khidmat, Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-Detik Waisak di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Raja Syailendra Penakluk Gunung, Meratakan Puncak Bukit untuk Bangun Candi Borobudur

Jumat, 04 Februari 2022 - 07:39:00 WIB
Kisah Raja Syailendra Penakluk Gunung, Meratakan Puncak Bukit untuk Bangun Candi Borobudur
Candi Borobudur dibangun Dinasti Syailendra. Raja Syailendra meratakan puncak bukit untuk membangun candi tersebut, hingga digelari penakluk pegunungan. (Foto: Dok Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Pahatan-pahatan itu adalah buku teks mengenai ajaran Mahayana yang tertulis di batu. Dinding terbawah candi itu menggambarkan cerita-cerita mengerikan tentang neraka, dan penderitaan hidup di luar keselamatan.

Selanjutnya, Buddha datang sebagai juru selamat dan dalam bentuk seekor gajah putih mendekati calon ibunya. Dia dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta yang juga disebutkan Gautama.

Dia adalah anak Ratu Maya dan sejak lahir sudah punya kemampuan seperti orang dewasa. 

Sementara ada satu gambar di Candi Borobudur menggambarkan Ratu Maya mencekal ekor gajah mati, dan melemparkan badan raksasa itu melewati tujuh tembok.

Singkat cerita, Candi Borobudur ini menggambarkan keutamaan yang dipraktekkan Bodhisattwa dalam kehidupan-kehidupan sebelumnya, dan yang akan dipraktekkan oleh Bodhisatwa-Bodhisatwa di masa depan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut