Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Raja Syailendra Penakluk Gunung, Meratakan Puncak Bukit untuk Bangun Candi Borobudur

Jumat, 04 Februari 2022 - 07:39:00 WIB
Kisah Raja Syailendra Penakluk Gunung, Meratakan Puncak Bukit untuk Bangun Candi Borobudur
Candi Borobudur dibangun Dinasti Syailendra. Raja Syailendra meratakan puncak bukit untuk membangun candi tersebut, hingga digelari penakluk pegunungan. (Foto: Dok Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Dia membangun sebuah bangunan yang menutupi bagian atas sebuah bukit yang telah dibentuk menjadi serangkaian teras. Lantai dan dinding penahannya ditutup dengan batu. 

Ditulis Vlekke dalam bukunya, puncak bukit tersebut sengaja diratakan dan dengan demikian dibuat terlihat seperti atap rata sebuah bangunan besar.

Di pusat atap ini berdiri sebuah stupa yang berisi, atau dikira berisi satu patung Buddha. Di sekeliling stupa inti ini ada banyak stupa batu kecil berhias yang ada di dalamnya berisi patung-patung Dhyani-Buddha. Dinding-dinding teras tertutup dengan pahatan.

Bangunannya yang begitu besar, membuat konstruksinya diperkirakan menghabiskan waktu pembuatan paling tidak 10 tahun. Di bangunan candi juga terdapat relief ukiran-ukiran yang sangat jelas mengikuti model tertentu yang dibawa dari India. 

Setiap set relief itu menggambarkan cerita yang berkaitan dengan tradisi Buddha, dan sumber-sumber literer,yang juga datang dari India. Tak kurang dari 400 patung dan 1.400 pahatan relief menghiasi dinding-dinding teras. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut