Kisah Pilu Zahra, 13 Tahun Terbaring di Tempat Tidur akibat Kelainan Tulang Belakang Bengkok
Dia mengatakan, saat usia 4 tahun Rahma pernah terapi pijat di Makassar karena kebetulan suaminya Eko dapat pekerjaan di Makassar. Saat itu diterapi pijat agak mending, tapi hanya berjalan 4 bulan karena dirinya harus pulang ke Tegal karena hamil. "Saat itu usaha yang telah dilakukan dengan pijat dan terapi 3 tahun," ujarnya.
Karena panas tinggi menurut keterangan dokter saat itu saraf motorik pada tulang belakang bermasalah. Tasbikha mengaku saat ini sudah mendapat bantuan dari Pemerintah PKH dan mendapat fasilitas KIS.
Terkait vaksinasi, Tasbikha mengaku sampai saat ini belum vaksin. Dia tidak mau vaksin beralasan karena vaksin berasal dari Cina. "Saya belum vaksin, tapi suami saya sudah vaksin. Kan katanya vaksin dari negara Cina, makanya saya ga mau vaksin," ujarnya.
Lurah Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan,, Iwan ST didampingi kader kesehatan Heri Dwiranto mengatakan, keluarga Eko Imam Supastio dan Tasbikha sebelumnya tercatat warga Kabupaten Tegal.Tercatat sebagai warga Debong Tengah, Tegal Selatan mulai Tahun 2017. Mereka sudah mendapat bantuan PKH dan KIS.
"Dua tahun terakhir ini, bantuan PKH untuk Rahma terhenti. Ini mau diupayakan koordinasikan ke Dinsos agar bisa dapat bantuan kembali," kata Iwan. Dinas Sosial Kota Tegal akan mempertahankan bantuan untuk keluarga Zahra Rahmadini.