Kisah Pilu Bapak 3 Anak Rawat Bayi Berusia 25 Hari yang Ditinggal Ibunya karena Covid-19
"Ini anak ketiga saya pak, itu yang dua itu kakak-kakaknya. Nama anak saya Anugerah Ridwan Al-Faqih," ujarnya. Ganjar pun langsung mendekat dan mengusap kepala Anugerah. Ia tampak diam sesaat, sambil membacakan doa untuk bayi yang masih merah itu.
"Wis sehat-sehat nggih. Njenengan wis pinter nyusoni ngunu kok (sudah pintar memberikan susu). Mase mbake iso nggendong to (kakaknya bisa menggendong kan). Dibantu ya. Wis pokoke semangat. Tak dongakke sehat kabeh," kata Ganjar.
Dia juga menanyakan pekerjaan Sunardi sehari-hari. Sebelum ditinggal istrinya, ia bekerja sebagai penjual pepaya. "Saya beli pepaya di kebun tetangga pak, kemudian saya jual. Tapi sekarang ya fokus ngurusi anak dulu," ujar Sunardi.
Ganjar kemudian berpesan kepada tetangga dan kepala desa yang ada di sana untuk peduli pada kehidupan Sunardi. Mereka diminta membantu, saat Sunardi kesulitan.
"Yawis aku pamit ya, ini ada susu, buah, pempers dan lainnya buat kebutuhan adiknya. Sama ini aku tilik bayen ya," ucapnya sambil menyerahkan amplop berisi uang pada Sunardi.