Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu 14 Nelayan Batang Bertahan Hidup di Laut usai Tabrakan dengan Kapal Tanker

Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:12:00 WIB
Kisah Pilu 14 Nelayan Batang Bertahan Hidup di Laut usai Tabrakan dengan Kapal Tanker
Tim SAR saat melakukan pencarian 12 nelayan yang hilang. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Pada Minggu (10/1/2021) jam 00.15 WIB,  kapal tersebut diduga mengalami tabrakan dengan kapal tanker warna merah dari arah Jakarta tujuan arah Surabaya sehingga menyebabkan haluan depan kiri kapal bocor dan tenggelam. Sebanyak 14 orang ABK membuat rakit untuk menyelamatkan diri. 

Selasa (12/1/2021), satu ABK meninggal di laut. Selanjutnya korban Aji Selamet Romadhon dibungkus dengan  karpet dan ditempatkan di tengah rakit.

Selasa sore, terdapat ombak besar 3 meter di lokasi tersebut sehingga menyebabkan jenazah terlepas dan hilang. Pada malam harinya, lima orang ABK dipimpin nakhoda memecah rakit untuk menyelamatkan diri karena mereka beranggapan melihat lampu suar PLTU Batang.

Selasa malam, masih tersisa delapan orang ABK di atas rakit setelah tabrakan kapal tersebut. Tengah malam, tiga orang ABK memisahkan diri lagi dari rakit.

Lalu pada Rabu (13/1/2021), sekitar jam 03.00 WIB mendekati subuh, ada kapal cumi di sekitar perairan PLTU Jepara. Selanjutnya tiga orang ABK memisahkan diri untuk meminta pertolongan ke kapal cumi tersebut dengan cara berteriak. Namun, saksi tidak dapat melihat apakah ABK tersebut naik atau tidak ke kapal cumi. Identitas kapal cumi juga tidak diketahui.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut