Kisah Pilu 14 Nelayan Batang Bertahan Hidup di Laut usai Tabrakan dengan Kapal Tanker
SEMARANG, iNews.id – Pencarian 12 nelayan anak buah kapal (ABK) KMN Berkah Abadi 30 GT yang hilang saat berangkat dari Pelabuhan Batang Jawa Tengah (Jateng) ke arah Kalimantan masih berlangsung. Posko Gabungan SAR Laka Laut masih berupaya mengerahkan tim untuk mencari 12 orang yang hilang di sekitar lokasi penemuan dua rekan mereka yang selamat.
Adapun korban selamat bernama Saeri dan Kadarso. Keduanya saat ini dirawat di RSUD Kartini. Korban yang meninggal di laut dan masih hilang diketahui bernama Ajik Selamet Romadhon.
Sementara 11 orang lain yang masih hilang masing-masing bernama Muhammad Faizin (nakhoda), Rozikin (KKM), Kasendrayani, Muhammad Bahrul Ulum, dan Angga Rizki Saputra. Kemudian, Muhammad Saiful, Decky Satiyo, Tri Aji Pujiayanto, Botok, Taufik Hidayat dan Muhammad Muhrobin.
Laporan dari Posko Gabungan SAR Laka Laut, ke-14 nelayan atau ABK tersebut sudah berusaha untuk bertahan hidup bersmaa-sama di laut hingga akhirnya berpisah dan 12 di antaranya hilang.
Kronologi kecelakaan berawal saat Sabtu (9/1/2021), pukul 16.30 WIB. Kapal KMN Berkah Abadi 30 GT jenis cantrang berangkat dari Pelabuhan Batang dengan jumlah ABK 14 orang termasuk nakhoda, dengan arah tujuan ke Kalimantan.