Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Solo Geger! Banjir Aneh Airnya Berwarna Merah, kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perjuangan Sanjoto, Pengawal Jenderal Soedirman di Medan Gerilya Surakarta-Wonogiri

Kamis, 10 November 2022 - 05:19:00 WIB
 Kisah Perjuangan Sanjoto, Pengawal Jenderal Soedirman di Medan Gerilya Surakarta-Wonogiri
Sanjoto mengisahkan perjuangannya mengawal Panglima Besar Jenderal Soedirman saat perang gerilnya 1948. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Perang bagi Sanjoto harus menghadapi kenyataan menjadi orang yang beringat. Meski bertentangan dengan rasa manusiawi, tapi kadang harus dilakukan daripada menjadi korban dan kehilangan kehormatan.

Sanjoto mengingat betapa sadisnya angkatan udara Belanda dengan pesawat Cocor Merahnya memberondong memberondong tembakan saat dia  menyeberangkan pengungsi dan pejuang di Sungai Bengawan Solo. Saat itu banyak yang gugur dan air sungai itu seketika jadi merah darah," kenangnya.

Dalam momentum Hari Pahlawan 2022 ini, Sanjoto mengaku bersyukur, perang sudah berlalu. Indonesia sudah maju dan pembangunan berjalan. 

"Saya berharap jangan ada perang, kita jaga perdamaian. Jangan mau diadu domba untuk perang. Karena perang akan menyengsarakan semua pihak," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut