Kisah Nabi Ilyasa Meneruskan Risalah Nabi Ilyas Mengajak Kaum Ba'albek Beriman
JAKARTA, iNews.id - Kisah Nabi Ilyasa ‘alaihi as-salam (as) merupakan salah satu utusan Allah yang wajib diimani Muslim. Seperti halnya Nabi Ilyas as, Nabi Ilyasa’ as juga diutus di Baa’labak atau Ba’alabek (Heliopolis, kota matahari) Lebanon. Nabi Ilyasa juga meninggal daerah tersebut.
Dikutip dari suaramuhammadiyah, Ilyasa diutus setelah Ilyas. Nama lengkapnya adalah Ilyasa ibn ‘Uza ibn Nastalakh ibn Afraim ibn Yusuf ibn Ya’qub ibn Ishaq.
Nama Nabi Ilyasa disebut dalam Alquran dua kali, pertama pada Surat Al-An’am 86, dan kedua Surat Shad ayat 48. Kita kutip pertama kali Surat Al-An’am 86 sekalian dengan ayat 87. Allah SWT berfirman:
وَإِسۡمَٰعِيلَ وَٱلۡيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطٗاۚ وَكُلّٗا فَضَّلۡنَا عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ٨٦ وَمِنۡ ءَابَآئِهِمۡ وَذُرِّيَّٰتِهِمۡ وَإِخۡوَٰنِهِمۡۖ وَٱجۡتَبَيۡنَٰهُمۡ وَهَدَيۡنَٰهُمۡ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ٨٧
“Dan Ismail, Ilyasa, Yunus dan Luth. masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya). Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. “ (Q.S. Al-An’am 86-87)