Kisah Kampung Balong, Permukiman Warga Tionghoa Pertama di Kota Solo
Sabtu, 04 Februari 2023 - 05:28:00 WIB
Perubahan ini disebabkan adanya perkawinan campur dengan Jawa, dan penerimaan kebijakan asimilasi masa Orde Baru. Keberadaan warga Tionghoa di Solo itu dilakukan bertahap migrasi.
Pada gelombang pertama, ada beberapa biksu yang masuk ke Solo. Tapi kedatangan mereka dilakukan secara bergantian. Gelombang kedua, ketika zaman Dinasti Ming, termasuk penyebaran Islam ke Nusantara.
Pada gelombang ini mayoritas pria, perempuannya sedikit. Kemudian gelombang ketiga itu, yang datang suami istri. Sehingga kemudian melahirkan apa yang disebut Tionghoa peranakan. Yang di Kampung Balong atau Sudiroprajan dan sekitarnya kebanyakan Tionghoa peranakan.
Editor: Ahmad Antoni