Kisah Habib Luthfi Zakat Ratusan Ton ke Fakir Miskin
Habib Luthfi yang juga Ketua Ulama Sufi Dunia ini meminta kepada masyarakat untuk bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat agar memiliki jati diri dan mental yang kuat.
“Kita selaku anak bangsa, walau ada Corona yakinlah bahwa Indonesia akan tetap kuat dan maju,” ujarnya.
Dikutip dari nu online, ikhwal zakat melebihi kadar yang ditunaikan Habib Luthfi ternyata bermula dari kisah sedih saat masih berada di pondok pesantren.
"Ada beberapa peristiwa yang menjadi asbabnya antara lain pada tahun 1965 saya mondok di Bendokerep Cirebon, Jawa Barat saya selalu puasa Dahr yakni puasa terus menerus dan hanya berhenti pada hari-hari yang diharamkan, setiap hari saya hanya buka dan sahur dengan mentimun godog beberapa tahun kemudian dengan ketela pohon 3 ruas jari untuk buka dan sahur," ujarnya.
Habib Luthfi menjelaskan, suatu hari di tengah malam dirinya mendengar sayup-sayup suara tangisan bayi yang menyayat semakin lama tangisan itu semakin kencang. Kemudian dirinya keluar kamar mencari sumber suara beliau berjalan menembus kegelapan malam menyeberangi sungai langkah beliau terhenti di sebuah gubuk di pinggir sungai rumah seorang janda yang baru ditinggal suaminya.