Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Eks Tokoh JI, Bebas dari Nusakambangan Digandeng Densus 88 Edukasi Bahaya Terorisme

Senin, 02 Oktober 2023 - 08:44:00 WIB
Kisah Eks Tokoh JI, Bebas dari Nusakambangan Digandeng Densus 88 Edukasi Bahaya Terorisme
Siswanto (paling kanan) saat kegiatan edukasi pencegahan terorisme bersama Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri di Ponpes Darusy Syahadah, Kabupaten Boyolali, Rabu (27/9). (Dok. Densus 88)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id Densus 88 Antiteror Polri punya cara dalam memberikan edukasi pencegahan terorisme terutama di yayasan atau pondok pesantren (ponpes) di sejumlah wilayah di Jateng. Salah satunya dengan menggandeng mantan tokoh senior kelompok teror Jamaah Islamiyah (JI).

Tokoh senior yang digandeng itu Siswanto alias Arif Siswanto (58). Siswanto baru bebas dari penahanannya di Nusakambangan pada 16 Agustus 2023 lalu, sebelumnya ditangkap Densus pada Jumat 13 November 20230 di Ceper, Kabupaten Klaten, Jateng. 

Siswanto punya alamat tinggal di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Dia adalah salah satu senior penasihat JI, salah satu tugasnya dulu punya peran memilih amir alias pimpinan kelompok JI.  

Teranyar, Siswanto digandeng Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri dan Satgas Wilayah Jateng Densus 88 untuk memberikan sosialisasi kebangsaan di Ponpes Darusy Syahadah, Kabupaten Boyolali, Rabu (27/9/2023).

“Ini dalam rangka membangun sinergitas guna mencegah penyebaran paham intoleran, radikalisme dan terorisme di lingkungan ponpes wilayah Solo Raya,” kata Kepala Unit 2 Subdirektorat Kontra Radikal Bidang Pencegahan Direktorat Pencegahan Densus 88Antiteror Polri AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono, Senin (2/10).  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut