Kisah Clarissa Ivana, Awalnya Bercita-cita Polwan Kini Jadi Kowal Termuda dengan Gelar Terbanyak
“Leprid sangat mengapresiasi prestasi-prestasi rekor seperti ini yang sangat membanggakan, tentunya diharapkan ke depannya beliau lebih banyak berprestasi lagi dalam usia yang masih muda,” katanya.
Sementara Clarissa mengaku bangga dan senang atas penghargaan yang diterimanya. “Saya berharap apa yang telah dicapainya ini bisa ditingkatkan lagi dan dapat memacu rekan-rekannya untuk dapat berprestasi dan dapat melampauinya,” ujar Clarissa.
Dia mengatakan bahwa menjadi anggota TNI bukan suatu hal yang tak terduga, karena keputusan untuk mendaftar menjadi seorang TNI baru muncul kurang lebih 1,5 bulan sebelum adanya tes tingkat daerah.
“Jadi ketika itu tiba-tiba saya melihat ada brosur lalu saya tertarik, saya coba untuk mendaftar, alhamdulillah satu kali tes saya lulus, dan alhamdulilah setelah selesai dan lulus saya berhasil mendapatkan predikat ini yaitu periwra remaja termuda usia 23 tahun dengan gelar terbanyak,” ujar putri pasangan Dinnar Widargo dan Yuliana Budi Setianingsih ini.
Ayah Clarissa, Kombes Pol Dinnar Widargo mengatakan bahwa Clarissa sejak kecil ingin selalu belajar dan ingin tahu. Hal itu diaplikasikan sejak sekolah dasar ingin akselerasi.
“Jadi pendidikan SD hanya lima tahun seharusnya enam tahun, kemudian SMP juga demikian ia ingin percepatan akselerasi lagi 1,2 tahun tapi 2 tahun. SMA demikian juga. Maka lulus SMA dia lulus dengan usia 14 tahun.” Kata Dinnar.