Kisah Alumni UNS Jadi CEO Kebab Turki Baba Rafi, Awalnya Bekerja Jadi Sopir
Setelah bisnisnya IPO, dirinya sangat luar biasa bangga. Sebab end level dari sebuah perusahaan adalah yang terbuka. Dengan adanya IPO, tim dan manajemen perusahaan diharapkan semakin terkelola dengan baik, rapi, dan profesional.
Dengan begitu dapat menciptakan kepercayaan di masyarakat. Selain itu dengan IPO juga mendapatkan akses pemodalan. Setelah IPO, secara perusahaan dan brand bisa lebih percaya diri, dan lebih dikenal.
Serta tak ketinggalan, dapat men-trigger UMKM lain untuk melantai pula di pasar modal Indonesia. Yang perlu diingat untuk IPO tak perlu menunggu bisnis besar terlebih dahulu. Tapi jadilah besar dengan IPO.
“Ketika ingin memulai bisnis di Food and Beverages (F&B), kita akan menghadapi dengan kerigidan dan kerumitan yang luar biasa tapi ini terpola. Maka harus kita kontrol betul dan jangan sampai lengah,” ucapnya
Misalnya memastikan apakah stok yang ada sinkron dengan penjualan. Karena dalam bisnis ini uang tak hanya dalam bentuk fisik saja.