Begitu mendapatkan informasi adanya aksi pencurian bersenjata tersebut, Gusti Rumbai bersama Gusti Moeng sempat masuk ke keputren yang ada di dalam keraton, untuk mencari pencuri tersebut.
Haul PB XII Jadi Ajang Silaturahmi Keluarga Keraton Solo
Namun, setelah satu jam melakukan pencarian, pencuri itu tidak ditemukan. “Saya kan di rumah, kemudian ada Babinsa sama Hansip datang ke Kayonan. Ada satu intel juga melapor kalau keraton ada maling masuk lagi,” katanya.
“Nyegati tembok-tembok mana yang kira-kira mereka bisa loncat. Mereka kalau enggak pakai tangga enggak bisa,” ujar Gusti Rumbai.
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Gelar Haul Paku Buwono XII
Dia mengungkapkan bahwa di rumahnya yang Keputren sampai sekarang masih ditunggui pembantu (mbah Atun). “Menurutnya malingnya masuk ke tempat tinggalnya adik saya Gusti Devi. Dipergoki maling malah ditodong pisau, malingnya lari pembantu saya juga lari,” ujarnya.
Pembantunya lari ke rumah Sinuwun lapor kalau ada maling. Dirinya kemudian lewat sasana putra, saya juga bersama polisi. Dia bersama Gusti Moeng masuk ke keputren mencari bersama-sama sudah tidak ada.