Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Nama 5 Tokoh OPM Intan Jaya Papua Tengah Kembali ke Pangkuan NKRI
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BNPT Kunjungi Eks Panglima Pasukan Berani Mati Era Gus Dur di Semarang, Ada Apa?

Selasa, 16 November 2021 - 11:12:00 WIB
Kepala BNPT Kunjungi Eks Panglima Pasukan Berani Mati Era Gus Dur di Semarang, Ada Apa?
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mengunjungi Ketum PGN KH Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril di Ponpes Soko Tunggal Desa Tembalang, Semarang. (foto IST)
Advertisement . Scroll to see content

"Kelompok mayoritas kita yang beraliran moderat tidak boleh berdiam diri. Mereka para teroris sudah sistematis menggunakan ruang digital untuk penyebaran propaganda. Kita juga harus terang-terangan menyebarkan narasi kebangsaan di media sosial, agar anak-anak kita tidak tertipu dengan narasi mereka, tentunya dengan dibantu civil society," katanya.

Gus Nuril mengapreasiasi kunjungan Boy Rafli ke pesantrennya. Hal itu dikarenakan, keduanya memiliki persamaan dalam visi dan misi dalam mencintai dan membangun bangsa Indonesia, termasuk mengajak eks napiter kembali cinta NKRI dan bersiap kembali hidup di masyarakat.

"Sebuah kebahagiaan besar bagi kami ketika Jenderal Boy Rafli mengajak semua lapisan masyarakat (dalam program deradikalisasi). Karena untuk menangani pasca traumatik teror itu harus dipisahkan dulu dari kelompoknya. Setelah dipisahkan lalu kita ajak kembali, bukan hanya mengisi batinnya, tetapi juga kemampuan kehidupan sehari-harinya," kata Gus Nuril.

Mantan PanglimaPasukan Berani Mati era Gus Dur itu menyampaikan para eks napiter yang telah menjalani program deradikalisasi nantinya dapat ditempatkan di Pesantren Soko Tunggal. Di sana, selain akan mendapatkan pembinaan karakter dan ilmu, juga akan diajarkan keterampilan seperti bertani.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut