Kenapa Surakarta Disebut Solo? Ini Penjelasan dan Sejarahnya
Nama resmi kota ini sejak dulu memang Surakarta. Namun sebutan familiarnya Solo. Padahal Solo merupakan nama sebuah wilayah di Surakarta yaitu Desa Sala, kawasan berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo.
Kata Solo sebenarnya diambil dari nama sebuah tanaman yang sejak dahulu dipercaya banyak tumbuh subur memenuhi wilayah ini yaitu Sala. Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian mendalam terhadap satu buah pohon di halaman Keraton Surakarta.
Tetapi, penyebutannya Solo muncul sejak para kolonial Eropa memasuki daerah ini. Pengucapan kata Solo untuk menyebut Sala berlanjut terus-menerus hingga sekarang.
Sementara menurut penjelasan buku berjudul Kenangan Emas 50 Tahun Surakarta, nama Surakarta muncul di Desa Sala berawal dari peristiwa Bedhal Keraton, yaitu perpindahan Keraton Kartasura yang dirusak oleh pemberontak Cina.
Masuknya Keraton Surakarta di Desa Sala terjadi pada 17 Februari 1745 yang juga menjadi lahirnya Kota Sala sebagai pusat Kerajaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang baru.