Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! 2 WNA Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung di Manggarai NTT
Advertisement . Scroll to see content

Kemenparekraf Antisipasi Keresahan Internasional terkait Gaduh Pasal Zina di RKUHP

Minggu, 11 Desember 2022 - 07:35:00 WIB
 Kemenparekraf Antisipasi Keresahan Internasional terkait Gaduh Pasal Zina di RKUHP
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menghadiri bedah buku 1500 inspirasi, Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno, di Semarang, Sabtu (10/12). (Donny Marendra)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak hukum, termasuk aparat hukum untuk menyampaikan bahwa Indonesia aman, bukan hanya dari kunjungan wisatawan tapi juga segi dari investasi. Kami sangat mengajak karena semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang maka ekonomi kita semakin baik dan lapangan kerja semakin terbuka," katanya.

Meski begitu, lanjut dia, belum ada penurunan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia. Bahkan target kunjungan wisatawan sebanyak 3,6 juta orang sudah terlampaui.

"Kita juga sedang memantau dari bandara-bandara yang menerima wisatawan mancanegara Bali dan Jakarta sampai Jumat kemarin belum ada pembatalan dan penurunan jumlah wisatawan. Per hari ini target 2022 sudah terlampaui,  sekarang sedang memproyeksikan akhir tahun mencapai 5,2 juta kunjungan wisatawan mancaneraga," ujarnya.

Dia kembali menegaskan pemerintah siap menerima kedatangan wisatawan dan investor di Indonesia. Apalagi, tahun depan Kemenparekraf agak mensahkan undang-undang pariwisata.

"Jadi kami akan melalukan sosialisasi dan pemahamam kepada para wisatawan. Karena ini memakan waktu 3 tahun jadi seandainya ada keragu-raguan, kebetulan kami juga akan membahas UU pariwisata yang akan direvisi tahun depan. Sehingga nanti keragu-raguan tersebut seandainya ada akan terjawab di pasal-pasal yang kita masukan di UU pariwisata rencananya 2023 akan kita sahkan," ujarnya.

Di akhir keterangannya Sandi mengatakan bahwa hal ini masih dalam bentuk antisipasi saja, karena menurutnya hingga saat ini belum ada rencana pembatalan dari para travel agen.

“Jadi semuanya masih on the track on scadule tapi kita mengantisipasi jangan sampai ada salah persepsi,” kata Sandiaga.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut