Kembalikan Kartu Bantuan Keluarga Miskin, Warga Grobogan: Saya Sudah Sejahtera
GROBOGAN, iNews.id - Tujuh warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) menolak pemasangan logo Program Keluarga Harapan di rumah masing-masing. Empat di antaranya merupakan warga yang tidak mampu secara ekonomi.
Di saat semua orang berupaya mencari bantuan, tidak dengan tujuh keluarga di Desa Waru Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Grobogan. Mereka mengundurkan diri dari daftar bantuan pemerintah dan mengembalikan kartu PKH ke petugas.
Salah satu warga tersebut, Masmin berusaha menghapus stiker bertuliskan keluarga miskin penerima bantuan PKH yang telah dipasang petugas di dinding rumahnya. Masmin bersama istrinya, Siti Masfuah menyatakan mengundurkan diri dari bantuan PKH dengan menyertakan bukti tanda tangan yang sudah diserahkan ke petugas.
Penolakan pemberian bantuan PKH oleh Masmin dengan alasan ekonomi mereka mulai meningkat. Dengan hasil sawah yang melimpah dan usaha menjahit istrinya di rumah, mereka sudah bisa menghidupi seluruh keluarga. Alasan utama pengunduran diri dari PKH karena masih banyak warga miskin lainnya yang lebih membutuhkan.
"Kalau usaha petani itukan muter. Tapi alhamdulillah bisa mencukupi," kata Masmin, Rabu (13/5/2020).