Kembali Bersekolah, Siswi Korban Perundungan di Purworejo Gembira Punya Banyak Teman
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:50:00 WIB
"Masih ada rasa takut, tadi pas masuk (sekolah) tangannya itu dingin semua. Terus saya bilang di sini anak-anaknya baik semua," ucapnya.
SMPN 13 dipilih keluarga CA karena jaraknya yang paling dekat dengan rumahnya di Kecamatan Butuh. Siswi korban perundungan ini masuk sekolah inklusi karena menderita slow learner (keterlambatan berfikir).
Sementara itu, Kepala SMPN 13 Amir Mahmud mengatakan, sekolahnya memang menerima siswa inklusi. Dia juga memastikan, keberadaan CA justru bisa menjadi pelajaran siswa lain agar tidak melakukan bullying.
"Di sekolah ini memang sekolah inklusi. Sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus. Atau anak slow learner, itu kami terima," ucapnya.
Editor: Nani Suherni