Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pernikahan Anak Usia Dini Meningkat, Ini yang Dilakukan DP3A Kota Semarang

Minggu, 21 Maret 2021 - 15:56:00 WIB
Kasus Pernikahan Anak Usia Dini Meningkat, Ini yang Dilakukan DP3A Kota Semarang
Acara sosialisasi pencegahan pernikahan anak usia dini yang diselenggarakan DP3A Kota Semarang. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Khadik mengatakan jika banyak perubahan pola hidup dimana masyarakat harus kerja dari rumah, anak pun bersekolah dari rumah dan tidak bisa beraktivitas bebas seperti sebelum pandemi.

“Situasi ekonomi yang makin sulit membuat banyak orang tua harus mencurahkan lebih banyak waktu dan tenaga untuk mencari nafkah.  Konsekuensi dari situasi itu salah satunya adalah menurunnya kualitas dan kuantitas kepengasuhan anak,” kata Khadik.

Ia mengatakan, dalam kesehariannya anak-anak tinggal di rumah tanpa pengawasan yang memadai. Dengan pola pengasuhan yang kurang, anak menjadi rentan terhadap paparan hal-hal negatif semacam pergaulan bebas dan pornografi ditengarai memberikan kontribusi cukup signifikan dalam meningkatnya angka pernikahan usia dini.

Oleh karena itu, secara sistematis dan berkelanjutan DP3A Kota Semarang terus melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan pernikahan anak usia dini kepada warga masyarakat didukung organisasi berbasis perempuan di Semarang.

“Untuk memperpanjang jejaring kita, maka disetiap kelurahan kami membentuk JPPA (Jejaring Perlindungan Perempuan dan Anak) hingga kemarin sudah ada 41 JPPA dibentuk, kami harap nantinya 177 kelurahan di Kota Semarang bisa memiliki JJPA, mereka adalah relawan yang berisi tokoh masyarakat, PKK, tokoh perempuan, karangtaruna dan forum anak yang dikuatkan oleh pihak kelurahan,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut