"Dia sering pergi menginap di rumah teman-temannya itu. Jadi memang saya tidak menaruh curiga ke mereka," ujar Maliki.
Ayah korban berharap para pelaku mendapat sanksi setimpal, yakni hukuman mati. Selain telah menghilangkan nyawa anaknya, mereka juga telah menyembunyikan jasad korban di dalam karung, lalu dibiarkan membusuk hingga tulang belulang.
Hingga kini polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan mayat dalam karung tersebut. Tersangka masih diperiksa polisi untuk mengungkap motif pembunuhan sadis yang dilakukan para remaja di Tegal itu.
Polisi telah mengamankan lima pelaku, masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Mereka tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16).
Editor: Andi Mohammad Ikhbal