Kasus Bocah SD Gantung Diri di Temanggung, Ini Kata Psikolog Anak
Sementara itu, Polres Temanggung masih menyelidiki kasus tewasnya HAN (12). Dari olah tempat kejadian perkara, ditemukan tambang buat gantung diri dan sejumlah pakaian yang dikemas taplak yang diduga sebagai alat pijakan korban untuk menggantung.
Kasatreskrim Polres Temanggung AKP M Alfan Armin mengatakan, hasil autopsi terhadap korban, ditemukannya adanya bekas gantung pada leher korban yang mengakibatkan gangguan pertukaran pernapasan menyebabkan mati lemas.
“Berdasarkan hasil autopsi dan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," katanya.
Dia menuturkan, keterangan dari orang tua korban, Heru Suwartono, pada malam itu korban tidak pulang dari rumah budenya sekitar pukul 07.00 s.d. 08.00 WIB, kemudian keluar.
“Korban pergi ke mana masih didalami karena tanya ke teman-temannya sementara belum ada yang tahu dan informasi dari bapaknya, korban sering main keluar," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki