Kasus Bocah SD Gantung Diri di Temanggung, Ini Kata Psikolog Anak
TEMANGGUNG, iNews.id – Kasus tewasnya HAN (12) bocah SD di Kelurahan Butuh, Temanggung, Jawa Tengah dengan cara gantung diri di rumahnya mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Kasus itu terjadi dinilai karena si anak mengalami tekanan.
Psikolog anak, Mahalia Putik mengatakan, banyak faktor yang membuat anak melakukan tindakan nekat hingga mengakhiri hidup. Keluarga menjadi faktor paling penting agar anak terhindar dari hal-hal negatif.
“Bisa jadi karena anak mengalami tekanan yang tidak diceritakan. Bisa juga karena role model dari media, tv dan berita-berita di tv. Bisa juga karena si anak tidak punya tempat yang ingin dia tumpahkan," katanya, Selasa (8/10/2019).
Menurut Mahalia, untuk mencegah terulangnya kasus itu peran dan fungsi orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua, kata dia, tidak hanya memberikan materi tapi kasih sayang dan mendengarkan keluhan anak.
“Kalau hal ini disadarai semua keluarga dan jadi kurikulum di rumah, insyaallah anak akan terlepas dari beban,” katanya.