Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Bocah SD Gantung Diri di Temanggung, Ini Kata Psikolog Anak

Rabu, 09 Oktober 2019 - 02:03:00 WIB
Kasus Bocah SD Gantung Diri di Temanggung, Ini Kata Psikolog Anak
Psikolog anak, Mahalia Putik. (Foto: iNews.id/Didik Dono Harrtono)
Advertisement . Scroll to see content

TEMANGGUNG, iNews.id – Kasus tewasnya HAN (12) bocah SD di Kelurahan Butuh, Temanggung, Jawa Tengah dengan cara gantung diri di rumahnya mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Kasus itu terjadi dinilai karena si anak mengalami tekanan.

Psikolog anak, Mahalia Putik mengatakan, banyak faktor yang membuat anak melakukan tindakan nekat hingga mengakhiri hidup. Keluarga menjadi faktor paling penting agar anak terhindar dari hal-hal negatif.

“Bisa jadi karena anak mengalami tekanan yang tidak diceritakan. Bisa juga karena role model dari media, tv dan berita-berita di tv. Bisa juga karena si anak tidak punya tempat yang ingin dia tumpahkan," katanya, Selasa (8/10/2019).

Menurut Mahalia, untuk mencegah terulangnya kasus itu peran dan fungsi orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua, kata dia, tidak hanya memberikan materi tapi kasih sayang dan mendengarkan keluhan anak.

“Kalau hal ini disadarai semua keluarga dan jadi kurikulum di rumah, insyaallah anak akan terlepas dari beban,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut