Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak! Hasil Lab BNN Pastikan Paket Misterius di Pesisir Pangkep Ternyata Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Jateng Punya 6 Laboratorium Pendeteksi Covid-19

Jumat, 17 April 2020 - 06:18:00 WIB
Jateng Punya 6 Laboratorium Pendeteksi Covid-19
ilustrasi petugas laboratorium sedang cek spesimen virus corona. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Penanganan untuk mendeteksi awal kasus corona di Jawa Tengah semakin membaik. Saat ini setidaknya ada enam laboratorium pemeriksaan swab Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Dengan bertambahnya jumlah laboratorium itu, hasil pemeriksaan spesimen virus corona bisa segera diketahui sehingga pasien lebih cepat ditangani.

Laboratorium tersebut yakni berada di RSUP dr Kariadi, Rumah Sakit Nasional Diponegoro, Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jateng di Semarang, Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, RS Moewardi dan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong pemerintah pusat melakukan percepatan distribusi primer atau zat aktif penanda keberadaan virus dalam pengujian laboratorium. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Ganjar bahkan telah meminta akses pembelian zat tersebut.

Sebab distribusi Primer saat ini hanya disesuaikan dengan jumlah laboratorium dan kasus. Padahal primer sangat dibutuhkan untuk mempercepat hasil tes PCR yang biasanya keluar dalam jangka waktu 2-3 hari, kini hanya menjadi beberapa jam.

"Targetnya, kami mempermudah dan mempercepat pemeriksaan swab sehingga hasilnya cepat diketahui. Kalau kurang sih enggak, tetapi perlu percepatan distribusi dari pusat. Karena dengan adanya penambahan laboratorium, pasti ada peningkatan kuantitas," kata Ganjar, Kamis (16/4/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut