Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air
Advertisement . Scroll to see content

Jalani Pemeriksaan di Polres Boyolali, Nakhoda Perahu Terbalik Didampingi Bapas

Kamis, 20 Mei 2021 - 19:02:00 WIB
Jalani Pemeriksaan di Polres Boyolali, Nakhoda Perahu Terbalik Didampingi Bapas
Gelar perkara kasus insiden perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo yang menewaskan 9 orang. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami akan mengawal GTS ini, nanti akan dilakukan proses diversi di tingkat kepolisian saat penyidikan. Jika tidak berhasil dilanjutkan di kejaksaan setelah dilimpahkan berkasnya atau P-21 diupayakan diversi," katanya.

Namun, jika tidak bisa dilakukan dapat dilakukan di pengadilan sebelum sidang diupayakan diversi dahulu. Jika tidak bisa baru dilaksanakan sidang pengadilan anak.

Septi mengatakan GTS masih usia anak di bawah 14 tahun, sehingga tidak bisa ditahan. Hal ini, sesuai dengan Pasal 69 ayat (2) Undang-Undang RI No.11/2012 tentang anak usia di bawah 14 tahun tidak bisa ditahan dan nanti hukumannya berupa tindakan. Hukuman tindakan ini, bisa berupa dikembalikan ke orangtua dengan pengawasan dari pihak Bapas.

"Kami akan terus mendampingi selama proses hukum berlangsung, dan anak dipastikan tetap bisa melaksanakan pendidikan serta berkembang sesuai kebutuhannya," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Boyolali telah menetapkan dua tersangka terkait kasus kecelakaan air perahu tenggelam yang menelan 9 korban meninggal dunia, di Waduk Kedung Ombo (WKO), Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Menurut Kepala Polres Boyolali AKBP Morry Ermond, pihaknya dari hasil pemeriksaan saksi, dan gelar perkara serta mengumpulkan sejumlah barang bukti menetapkan dua tersangka, yakni berinisial GTS (13) selaku juru mudi perahu, dan Kardiyo (52) pemilik perahu sekaligus Warung Makan Apung Gako, keduanya warga Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kemusu, Boyolali.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut