Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Inspiratif, Prajurit Raider Ini Tekuni Bisnis Kuliner Usai Sibuk di Medan Latihan Tempur

Kamis, 06 Januari 2022 - 11:13:00 WIB
Inspiratif, Prajurit Raider Ini Tekuni Bisnis Kuliner Usai Sibuk di Medan Latihan Tempur
Kopral Dua Sunawan saat berpakaian prajurit Yonif Raider 400/BR (kiri) dan saat menyiapkan menu masakan di Omehe Dewe. (Foto Dok Pribadi/iNews.id/Ahmad Antoni).
Advertisement . Scroll to see content

Slogan Pantang Mundur yang selalu terpatri pada jiwa setiap prajurit Raider seakan menjadi pemicu semangat Sunawan memberanikan diri terjun menekuni bisnis kuliner di Kota Semarang. Prajurit Raider yang pernah mengikuti misi perdamaian Unifil di Lebanon pada tahun 2018 ini, berharap adanya wedangan Omahe Dewe bisa menjadi jembatan bagi orang-orang berasal dari desa yang tinggal di kota tak harus pulang ke kampung untuk menikmati masakan khas desa.  

Sementara, kecintaannya  terhadap kuliner sudah muncul sejak dia berada di bangku sekolah, STM Muhammadiyah 1 Wonosari Gunungkudul. Selama mengeyam pendidikan di STM, James hidup mandiri dengan indekost. Dari situ, ia mulai mengenal urusan dapur. Karena harus masak sendiri. “Saya suka masak ya mulai saat kost. Ketika saya sekolah di STM Muhammadiyah Gunungkidul. Banyak lah yang dimasak,” ujarnya

Saat di STM, ia selalu masuk 3 besar ranking di kelas 1, 2 dan 3. Lulus dari STM, pria kelahiran Gunungkidul 22 September 1987 ini kemudian masuk TNI pada tahun 2008 hingga menjadi prajurit Yonif Raider 400/BR. Selama menjadi prajurit raider, selain mengikuti misi perdamaian Unifil di Lebanon, ia juga pernah bertugas di Papua pada tahun 2015 dan 2020. 

Dari tempaan di masa sekolah hingga rutinitas latihan fisik di Mako Yonif Raider 400/BR, James secara pelan-pelan mulai menekuni bisnis kuliner dengan mengusung konsep tradisional Jawa, baik menu masakan maupun desain tempat wedangan. 

Menu-menu yang disajikan di Omahe Dewe memang serba tradisional dan beraroma pedesaan, seperti nasi berkat. Nasi berkat ini disajikan cukup unik, yakni dengan dibungkus pakai daun jati  dan isinya nasi, bihun, srundeng, oseng-oseng tempe, lombok hijau dan daging sapi.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut