Inovatif! 3 Bukti Ganjar Pranowo Memprioritaskan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Tengah
Hingga tahun 2021, bauran energi Jateng mencapai 13,38 persen. Berbagai pemanfaatan energi terbarukan di Jawa Tengah terdiri dari pembangkit listrik tenaga surya, hidro, panas bumi, sampah, serta pemanfaatan energi non-listrik seperti biogas, biodiesel, dan gas rawa (biogenic shallow gas).
Dari 2.353 desa mandiri yang berhasil dibangun oleh Ganjar, 2.167 diantaranya adalah desa mandiri energi insiatif sedangkan 160 diantaranya merupakan desa mandiri energi berkembang, lalu 26 di antaranya desa mandiri mapan.
Salah satu upaya yang paling dapat dilihat, yaitu upaya Ganjar untuk mengembangkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) berupa gas rawa di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
Hasilnya, selama enam tahun dari 2017 hingga 2023, puluhan warga di Desa Rajek tak perlu membeli gas elpiji lagi untuk memasak. Warga dapat berhemat dan mengalokasikan uang yang digunakan untuk membeli gas elpiji pada awalnya untuk kebutuhan yang lain.
Selain ketiga upaya diatas, Ganjar juga mendorong industri untuk turut menggunakan energi bersih. Salah satu solusi yang disampaikan oleh Ganjar adalah membangun PLTS rooftop.
Provinsi Jawa Tengah juga terus berupaya meneruskan estafet program yang telah dicanangkan oleh Ganjar Pranowo dalam bidang pengembangan EBT.
Editor: Kurnia Illahi