Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Inflasi di Jateng Terendah Ketiga setelah DKI Jakarta dan Banten

Jumat, 16 September 2022 - 09:43:00 WIB
Inflasi di Jateng Terendah Ketiga setelah DKI Jakarta dan Banten
Gubernur Ganjar Pranowo mengecek pasokan solar bagi nelayan di SPBN Kampung Nelayan Bandengan Kendal. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Kepala Perwakilan Bank IndonesiaJawa Tengah Rahmat Dwi Saputra memastikan inflasi di Jateng masih terkendali. Dia menyebutkan inflasi Year to date (tahun kalender) Januari-Agustus 2022 adalah 3,87 persen. 

Angka tersebut merupakan terendah ketiga setelah DKI Jakarta dan Banten. Rahmat menyebut ada beberapa metode penghitungan inflasi. Pertama melalui metode Year to Date atau tahun kalender dan Year on Year atau tahun ke tahun. 

Dia menjelaskan, secara Year on Year (YoY) inflasi di Jateng mencapai 5,03 persen (Agustus 2021-Agustus 2022). Sementara dalam metode hitungan tahun kalender inflasi Jateng 3,87 persen.

"Kalau dihitung dari Januari sampai Agustus 2022 (inflasi) relatif kecil yakni 3,87 persen. Artinya masih dalam sasaran inflasi nasional, dalam sasaran inflasi nasional itu 3 persen plus minus 1 persen. Artinya realisasi itu masih dalam range. Dan realisasi tersebut merupakan terendah ketiga setelah DKI dan Banten," sebutnya, Kamis (15/9/2022) sore. 

Dia mengatakan, inflasi itu didorong karena naiknya sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai, bawang merah  dan cabai hijau. Kenaikan barang pokok tersebut disebabkan karena kondisi cuaca yang memengaruhi pola tanam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut