Ijtima’ Ulama Nusantara Rekomendasikan Gus Yusuf Calon Gubernur Jateng
Kiai muda yang hadir, ujarnya, bisa menjadi motor penggerak untuk menyukseskan Pemilu 2024. Sementara kiai sepuh sangat ditunggu dawuh atau himbauannya, karena dampaknya sangat luar biasa.
“Almarhum mbah Dur (KH Abdurrachman Chudlori) kakak saya, sempat dawuh bahwa jihad zaman sekarang adalah politik. Setiap ngaji dia meminta saya harus ngomong politik, karena itu adalah lahan perjuangan. Kalau tidak nyinggung politik, saya ditegur beliau,” katanya.
Mustasyar PBNU Prof Dr KH Said Agil Said Siradj menegaskan, memasuki abad kedua NU, para kiai harus punya cita-cita besar. Harus berani mengambil pemerintahan termasuk harus berani tampil mengelola sumber daya alam untuk kepentingan ummat.
“Hari ini kita punya Kyai Ma’ruf Amin, tahun depan harus punya Presiden atau Wakil Presiden, Gus Muhaimin. Kita sudah punya Bupati, ke depan harus punya gubernur, Gus Yusuf,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni