Ijtima’ Ulama Nusantara Rekomendasikan Gus Yusuf Calon Gubernur Jateng
KH Asrofi Masyitoh, pengurus NU Kudus menjelaskan, lailatul ijtima’ adalah sarana kiai dan habaib berkumpul tidak hanya membahas persoalan agama, tetapi juga persoalan sosial kemasyarakatan.
“Di Jawa Tengah banyak sekali persoalan yang menimpa masyarakat, mulai dari kemiskinan, pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta ekonomi. Ini kalau tidak dibahas setiap saat, lama-lama akan menjadi sesuatu persoalan yang lumrah. Maka harus dibahas dan diusulkan solusinya kepada pemerintah,” ujarnya.
Pasca pertemuan, kiai-kiai akan menyampaikan rekomendasi itu secara langsung kepada Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta. “Ya kita akan segera ke DPP PKB di Jakarta,” kata KH Shohibul Ulum, Pengasuh Ponpes Al Ustmani Pekalongan.
Ijtima Ulama Nusantara dilaksanakan oleh Dewan Syuro DPW PKB Jawa Tengah. Para Kiai yang hadir di antaranya Kiai sepuh, Kiai Dewan Syura PKB, Kiai Struktural maupun kultural NU, Kiai pengasuh ponpes dan Kiai yang telah terdaftar sebagai anggota Gerakan Nahdliyin Bersatu.
Acara juga dihadiri Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siradj, Wakil Ketua Umum DPP PKB Dr M Hanif Dhakiri, Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori, Pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH Nur Machin Chudlori, Kyai muda dari Pekalongan KH Ahmad Shohibul Ulum dan sekitar 200-an khai dan habaib hadir. Tampak juga Sekretaris DPW PKB Jateng, dan para anggota FPKB DPRD Jateng.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) yang digadang-gadang sebagai calon gubernur mengatakan, pihaknya menaruh hormat kepada para kyai yang bertekad menyatukan langkah menjelang Pemilu 2024.