Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Rumah Tangga dan Remaja di Semarang Produksi Ratusan APD untuk Petugas Medis Corona

Jumat, 27 Maret 2020 - 17:03:00 WIB
Ibu Rumah Tangga dan Remaja di Semarang Produksi Ratusan APD untuk Petugas Medis Corona
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau proses pembuatan APD di BLK Pemkot Semarang, Jumat (27/3/2020). (Foto: iNews.id/Humas Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Para ibu rumah tangga dan kaum remaja di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menjahit alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Setiap hari, mereka yang terdaftar sebagai siswa Balai Latihan Kerja (BLK) mempraktikkan keterampilannya untuk menjahit APD berbahan Polypropylene Spunbound.

Mereka mengoptimalkan 20 mesin jahit milik BLK yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Kota Semarang itu, untuk memproduksi APD sebanyak-banyaknya. Hingga kini, mereka telah mampu memproduksi sedikitnya 244 APD.

Gubernur JatengGanjar Pranowo mengatakan, di tengah sulitnya mencari APD bagi para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19, pemerintah tidak boleh hanya diam menunggu. Harus ada kreasi dan inovasi sebagai upaya untuk bertahan hidup.

Hal ini lah yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang melalui BLK Kota Semarang. Setiap hari, 20 orang siswa yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja, mempraktikkan keterampilan yang mereka dapat dengan menjahit APD.

Ganjar yang meninjau BLK Semarang untuk melihat proses pembuatan APD, mengapresiasi hal ini. Menurutnya ini bentuk kepedulian dalam upaya pemenuhan sarana prasarana penanggulangan corona. Apalagi, APD merupakan bahan yang sulit ditemukan saat ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut