Heroik, Begini Aksi Prajurit Banteng Raiders Bebaskan Sandera di Kantor Bupati Karanganyar
Diharapkan dengan latihan ini setiap prajurit mampu menghadapi segala rintangan di setiap medan latihan maupun medan yang sebenarnya.
Melalui amanat Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Parwito mengatakan bahwa latihan tersebut digelar sebagai tolak ukur kesiapan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam mengantisipasi sewaktu-waktu jika terjadi ancaman yang mungkin timbul mengganggu stabilitas negara, khususnya di wilayah Jateng dan DIY. Seperti ancaman radikalisme yang mengarah pada terjadinya terorisme.
“Kondisi seperti ini harus segera kita antisipasi, jangan sampai kita kalah cepat dari kelompok kelompok radikal yang berusaha melakukan aksi untuk mengganggu stabilitas keamanan wilayah maupun nasional,” katanya.
Menurutnya, akhir akhir ini disinyalir telah banyak bermunculan pengikut paham radikalisme agama yang memiliki paham keagamaan yang fanatik atau ekstrem dan dalam mengaktualisasikannya tidak jarang dengan menggunakan cara kekerasan.
Latihan Purkota yang terlaksana merupakan simulasi latihan dalam satuan yang bertujuan untuk membina kemampuan tempur prajurit Kodam IV/Diponegoro.