Hebat, Polisi di Rembang Ini Punya Kemampuan Terapi Listrik hingga Main Sulap
Tak hanya terapi listrik dan bermain sulap, Bripka Suyono terampil memainkan seruling. Khusus seruling ini ia sudah mencobanya sejak anak-anak ketika menggembalakan sapi, di kala sebelum menjadi polisi. Kebiasaan tersebut sekarang berlanjut.
Berawal dari mendengarkan lantunan lagu Salawat Nabi, yang membuat hatinya tenang dan damai. Muncullah ide mengombinasikan antara salawat nabi dengan main seruling. Bripka Suyono menyebut main seruling termasuk kegiatan rutin, seusai pulang kerja.
“Kalau dulu pakai musik dangdut, sekarang main seruling mengiringi Salawat Nabi. Usai kerja capek, main seruling jadi refresh kembali, “ katanya.
Ditanya dari 3 jalur keahlian tersebut, mana yang paling menantang dipelajari ? Bripka Suyono membenarkan terapi listrik paling sulit, karena butuh keberanian dan harus merasakan langsung, seperti apa rasanya tersengat listrik. Untuk menguasai, setidaknya butuh waktu sampai 5 tahun.
“Karena dibutuhkan keberanian, percaya diri, harus terima risiko tersengat listrik. Gini lho rasanya. Saya belajar dari 2002 sampai 2007, ibaratnya baru bisa khatam, “ bebernya.