Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

Harga Bunga Tabur di Boyolali Jelang Tradisi Sadranan Justru Turun

Kamis, 17 Maret 2022 - 11:46:00 WIB
Harga Bunga Tabur di Boyolali Jelang Tradisi Sadranan Justru Turun
Seorang petani bunga tabur di Dukuh Gataksemunu, Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali saat panen. Foto: ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id - Harga bunga tabur di tingkat petani Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali jelang tradisi sadranan justru turun. Harga normal di tingkat petani yang semula Rp20.000 per kilogram, kini menjadi Rp15.000 per kilogram. 

"Harga bunga tabur untuk saat ini turun sangat drastis. Diharapkan mendekati bulan puasa bisa meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Sumarno (35) salah satu petani bunga tabur di Dukuh Gataksemunu, Desa Cluntang, Kabupaten Boyolali, Kamis (17/3/2022). 

Permintaan bunga tabur saat tradisi sadranan (ziarah ke makam leluhur) jelang bulan puasa, biasanya meningkat. Bahkan harganya bisa mencapai Rp50.000 per kilogram, dan tembus Rp100.000 per kilogram ketika jelang bulan puasa. 

Bunga tabur asal Boyolali biasanya untuk memenuhi kebutuhan pesanan dari luar kota, seperti Yogyakarta, Magetan, Madiun, Klaten, dan Solo.

Dari lahan seluas 1.000 meter persegi, lanjutnya, saat panen pertama mencapai sekitar 10 kilogram. Setelah itu, produksi petik bunga bisa mencapai rata-rata 15 kilogram per hari. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut