Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Jalur Pendakian via Baturaden Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Slamet Masih Berstatus Waspada, Pendakian Belum Diizinkan

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:46:00 WIB
Gunung Slamet Masih Berstatus Waspada, Pendakian Belum Diizinkan
Asap putih di kawah puncak Gunung Slamet terlihat (Foto: Antara/Sumarwoto)
Advertisement . Scroll to see content

"Sementara ini embusan asap itu masih berwarna putih, belum sampai pekat. Mudah-mudahan jangan sampai pekat," katanya.

Sebelumnya, PVMBG meningkatkan status Gunung Slamet dari aktif normal (tingkat I) menjadi waspada (tingkat II) sejak hari Jumat, 9 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB. Peningkatan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan analisis terhadap hasil pemantauan aktivitas Gunung Slamet dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan.

Dalam hal ini, sejak Juni hingga 8 Agustus 2019 tercatat 51.511 kali embusan asap, lima kali gempa tektonik lokal, dan 17 kali gempa tektonik jauh. Selain gempa-gempa tersebut, pada akhir Juli 2019 mulai terekam getaran tremor dengan amplitudo maksimum 0,5-2 milimeter dan masih berlangsung hingga saat pelaporan serta energi kegempaan terdeteksi meningkat secara gradual.

Pengukuran jarak miring dengan metode EDM berfluktuasi dan berada pada pola datar, sedangkan dengan pengukuran ungkitan dengan tiltmeter terdeteksi adanya penggembungan (deformasi) mulai akhir Juli 2019.

Sementara dalam pengukuran suhu mata air panas pada tiga lokasi menunjukkan nilai 44,8-50,8 derajat Celcius atau menunjukkan adanya kecenderungan naik dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut