Guangzhou Bak Kota Mati, Mahasiswa Indonesia Dilanda Krisis Makanan akibat Virus Korona
Rabu, 29 Januari 2020 - 22:30:00 WIB
Bahrun mengaku sudah berkoordinasi dengan Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China untuk bisa segera dipulangkan ke Tanah Air.
“Meski jarak kota kampus kami dari Wuhan sekitar 700 km, namun penyebaran virus korona ternyata sangat cepat. Kami mahasiwa berharap agar pemerintah Indonesia segera cepat mengevakuasi para mahasiswa ini,” kata mahasiswa semester 8 Jurusan Teknik Sipil Zhejiang University of Technology.

Ibunda Bahrun, Mahmudah mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya di China akibat serangan virus korona. “Kami sebagia orang tua tentu khawatir, sangat berharap anak kami bisa segera kembali ke Tanah Air dengan selamat dan sehat,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki