Guangzhou Bak Kota Mati, Mahasiswa Indonesia Dilanda Krisis Makanan akibat Virus Korona
PEKALONGAN, iNews.id – Puluhan mahasiswa asal Indonesia yang berada di Wuhan, China dilanda krisis makanan dan masker, serta obat-obatan. Mereka ingin segera dipulangkan ke Tanah Air karena takut terjangkit virus korona.
Salah satu mahasiwa yang sedang belajar di Guangzhou China, Muhamad Bahrun Najah mengungkapkan, sejak virus korona merebak, mahasiswa yang belajar di China kesulitan mendapat makanan dan masker, serta obat-obatan.
Dia menyebutkan, saat ini, ada sebanyak 51 mahasiswa di China. Sebagian besar dari Jawa Barat yang kuliah di kampus negeri ini.
“Sejak ada wabah virus korona, kondisi kampus sangat sepi tak ada aktivitas, mahasiswa wajib menggunakan masker kalau aktivitas di luar,” kata Bahrun dalam tayangan videonya yang dikirimkan ke awak media, Rabu (29/1/2020).
Bahrun juga mengungkapkan, kondisi Kota Hangzhou juga terlihat lengang. Sejumlah toko tutup dan tidak berani buka. “Sebagian besar toko yang masih buka, stoknya menipis dan hanya ada beberap bahan makanan saja yang tersedia. Kondisi cuaca saat ini di Hangzhou sangat dingin, suhu 4 derajat Celsius," ujar mahasiswa asal Sleman, DIY.