Geledah Rumah Terduga Teroris di Kendal, Ini yang Disita Densus 88
“Lima kantong totalnya, yang dua kantong ukuran besar yang sisanya kecil-kecil. Saya sendiri lihat istrinya (SS) tampak tegar, padahal itu sampai 20-an orang (polisi yang datang). Kata istrinya, memperjuangkan Islam ya begini,” ucap Yulianto.
Sepengetahuan Yulianto, SA adalah pendatang dari Solo. Sementara SS, istri SA adalah warga asli di tempatnya. Kepindahan SA sekitar 7 tahun lalu. SA disebutnya sebagai orang yang jarang berkomunikasi.
Dia mengaku terakhir bertemu SA saat pasutri tersebut menikahkan putrinya di tahun 2022 sebelum Lebaran. Acaranya digelar di lapangan dekat rumah.
Anak pertama SA dan SS mendapat mempelai laki-laki, informasinya lulusan kuliah di Mesir, hafal Alquran. SS sendiri disebutnya sehari-hari mengenakan cadar. Pasutri itu punya 5 anak, terkecil masih duduk di bangku sekolah dasar.
Di lingkungan, selain dikenal sebagai dosen dan konsultan, pasutri itu juga punya usaha roti kering. Mereka juga punya pondok pesantren tak jauh dari rumahnya.