Ganjar Sat Set Selesaikan Masalah di Desa, Ngopi Bareng Gubernur Disambut Antusias Warga
"Sebenarnya ini tradisi lama saya sebelum pandemi. Karena kalau kami bisa nginap di desa seperti ini, ngobrol. Antusias warga pasti seperti itu, semua akan ditanyakan. Bagaimana mengakses pendidikan, keluarganya gak mampu, usulan pertanian, bantuan benih dan pupuk. Itu semua bisa dijelaskan dan kita respons langsung," ujar Ganjar.
Dari berbagai aspirasi itu, Ganjar tampak sat set (cepat) menyelesaikannya. Misalnya, ketika ada sanggar tari untuk kaum difabel yang meminta bantuan fasilitas make up, Ganjar langsung sigap siap memberikan bantuan.
Begitu pula dengan keluhan kelompok tani yang merasa kekurangan stok pupuk. Saat itu, Ganjar langsung menghubungi dinas terkait untuk turut serta mencarikan solusi.
"Maka, diselesaikan satu per satu. Ternyata pupuk ditebus semua di depan, maka sudah habis di depan. Namun, bukan berarti kita diam, berarti masih ada persoalan di pemupukan masa tanam ke dua. Ya sudah, kami carikan besok tim kami turun. Atau barangkali mereka pengen pupuk organik tapi tidak punya alat, kami bantu," ujarnya.
Ganjar berharap, melalui 'Ngopi Bareng Gubernur' dapat menginspirasi aparatur negara agar semakin peka dan mengerti, sekaligus mau mendengarkan aspirasi warga.
"Sehingga masyarakat teredukasi, pasti menarik dan ada hal yang baru. Masyarakat jadi tahu dan kami (aparatur) jadi lebih peka," ujar Bacapres Partai Perindo ini.
Editor: Ahmad Antoni