Ganjar Pranowo Jalan Kaki hingga Pelosok Desa di Sukoharjo, Serahkan Bantuan RTLH
Saat berada di dalam rumah, Ganjar mendapati lantainya masih beralaskan tanah. Begitu juga dinding rumah yang terbuat dari seng dan pemisah ruangan dari kayu tripleks.
Ganjar kemudian berdialog dengan Tuginem dan Windarti. Windarti mengaku, selama ini dia tinggal sendirian di rumahnya. Seluruh keluarganya merantau, sedangkan suaminya sudah pergi sejak lama dan tidak pernah pulang.
Setelah cukup lama berdialog dengan penerima bantuan dan warga sekitar, Ganjar menemukan banyak permasalahan yang dialami warga di sana. Warga yang tinggal di tujuh rumah pada lingkungan tersebut semuanya mengaku kesulitan mendapat air bersih dan listrik.
"Ternyata ini ada daerah yang cukup terpencil dan agak pelosok, jadi tidak hanya rumah problemnya. Masih ada air, masih ada listrik, tadi kami coba dorong untuk yang bangunan RTLH dari Baznas membantu untuk dua rumah di sini," kata Ganjar usai meninjau dan menyerahkan bantuan.
Ganjar mengatakan, pihaknya akan segera mencari solusi terkait dengan persoalan air tersebut dengan berkoordinasi dengan camat setempat. Ganjar meminta camat setempat untuk membantu mencarikan sumber airnya dan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan agar bisa mengalirkan air bersih tersebut ke permukiman warga.