Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Teror Pembakaran Kendaraan

Minggu, 03 Februari 2019 - 18:27:00 WIB
Ganjar Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Teror Pembakaran Kendaraan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: iNews.id/Kristadi)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Teror pembakaran kendaraan yang marak terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir membuat resah warga. Kasus itu pun mendapat perhatian serius Gubernur JatengGanjar Pranowo.

Orang nomor satu di Jateng itu mengaku prihatin dengan teror pembakaran mobil dan motor yang terjadi di empat daerah. Yakni, Kota Semarang 15 kasus, Kabupaten Demak (1), Kendal (7), dan Kabupaten Semarang (2).

Ganjar mengaku sudah melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian untuk ikut melakukan pengamanan dan membantu mengungkap kasus tersebut. “Sekarang sedang kita bicarakan dengan Pak Kapolda. Siskamling kita hidupkan lagi,” katanya, Minggu (3/2/2019).

Menurut Ganjar, polisi sedang mengejar pelaku teror pembakaran kendaraan. Polisi juga sudah mengambil tindakan dan menyebar tim ke semua daerah. Dia berharap dalam waktu dekat pelaku bisa ditangkap. “Polisi sedang mengejar pelakunya. Mudah-mudahan nanti satu dua hari ini bisa tertangkap pelakunya. Saya minta tindak tegas saja,” ujarnya.

Ganjar menjelaskan, teror pembakaran kendaraan ini jika tidak segera diungkap akan mengganggu jalannya pemilihan umum (pemilu). “ Jangan sampai ada yang mengganggu jalannya pemilu karena situasi tahun politik ini kan sensitif sekali. Karena itu, kalau pelakunya sudah ditangkap bisa terungkap motifnya apakah dendam, kejahatan biasa ataukah ada hubungannya dengan pemilu,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut