Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Beberkan Lika-Liku Penanganan Covid-19 di Jateng

Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:22:00 WIB
Ganjar Beberkan Lika-Liku Penanganan Covid-19 di Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo saat menerima kunjungan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Puri Gedeh. (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Gubernur JatengGanjar Pranowo membeberkan obrolannya dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang didampingi Pangdam IV/Diponegoro di Rumah Dinas Puri Gedeh Semarang, Selasa (11/8/2020) malam. Mereka membahas pentingnya peran TNI dalam rangka penanganan Covid-19 selama ini.

Dalam obrolan panjang itu, Ganjar satu persatu membedah persoalan dan menunjukkan bagaimana dia dan Satgas Covid-19 Jawa Tengah menangani pandemi ini. Mulai dari paradigma masyarakat dan pemerintah tentang Covid-19, persoalan lab dan testing, pemetaan kelompok rentan atau komorbit, penyelesaian masalah sosial dan ekonomi, sampai pemberian sanksi yang tepat. Ganjar juga menjelaskan mengenai program Jogo Tonggo dan ekstensinya dalam lingkup yang lebih kecil seperti Jogo Kerjo, Jogo Pasar, dan Jogo Santri.

"Penanganan kesehatan itu utama tetapi penanganan ekonomi juga harus menempel. Kalau tidak maka yang terjadi seperti saat ini, pertumbuhan ekonomi menurun. Maka kami coba dorong usaha kecil, mikro, dan ultramikro untuk tumbuh agar bisa merecovery ekonomi," kata Ganjar, Rabu (12/8/2020).

Terkait sanksi, lanjut Ganjar, beberapa pendekatan yang digunakan dengan melibatkan para ahli seperti antropolog, psikolog, budayawan, agamawan, dan lainnya untuk merumuskan itu. Memang sudah ada 15 kabupaten/kota yang memiliki regulasi tetapi baru dua yang sudah fitting dengan Inpres nomor 6 tahun 2020.

"Sanksi ini juga berkaitan dengan psikologis. Harus ada deterens dan efek jeranya. Psikologis ini juga penting jadi edukasi ke masyarakat masih kami kedepankan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut